[NHW 4 IIP] Mendidik dengan Kekuatan Fitrah

sunset-hands-love-woman

Foto: pexels.com

Memasuki pekan kelas matrikulasi IIP yang keempat, kali ini Nice Homework memberikan tantangan seputar pendidikan dengan kekuatan fitrah. Menarik, karena dari yang saya tangkap, sebelum kita dapat mendidik anak dan keluarga sesuai dengan fitrah yang mereka miliki, kita harus tahu fitrah diri kita sendiri dahulu seperti apa. Karena seorang perempuan yang menemukan dirinya, maka dia akan mudah mendapatkan ketenangan karena apa yang dia lakukan, dengarkan, dan rasakan, semua sudah sesuai dengan fitrah dan “cetakan” Illahi.

Perempuan yang telah mendapatkan ketenangan, kelak akan lebih mampu mendidik anak-anaknya sesuai dengan fitrah mereka masing-masing. Dia akan berkembang menjadi seorang Ibu yang tidak memaksakan cetakan baru kepada anak-anaknya, yang hasilnya tentu tidak sempurna dibandingkan dengan blue print dari Allah swt.

Maka, inilah tantangan NHW di pekan keempat:

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Ya, masih. Saya masih tetap memilih jurusan ilmu syukur. Setelah melalui beberapa pertimbangan, saya menambahkan jurusan ilmu yang ingin saya kuasai, yaitu jurusan ilmu menulis.

b. Mari kita lihat Nice Homework #2, sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

Belum, saya baru membuatnya, namun belum konsisten melaksanakannya karena beberapa hal. Insya Allah setelah tugas ini selesai saya kerjakan, saya akan mengevaluasi dan mendisiplinkan diri kembali

c.Baca dan renungkan kembali Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Insya Allah sudah. Saya bersyukur, karena sebelum saya beranjak ke usia 30 tahun, saya sudah menemukan kembali minat dan potensi yang sudah lama saya anggap tidak ada. Setelah melakukan pencarian, evaluasi, dan meminta pendapat orang-orang terdekat saya (khususnya suami), saya semakin yakin dengan apa yang saya pilih.

Saat saya menulis, saya merasakan kebahagiaan dan ketenangan dalam diri saya. Ada gejolak gairah yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata saat saya dapat menuntaskan tulisan dengan kualitas yang saya anggap baik. Sebaliknya, saya merasakan kegelisahan saat saya tidak menghasilkan tulisan dengan kualitas yang saya anggap tidak bagus. Untuk itulah, saya harus terus meningkatkan kualitas diri saya dengan cara terus membaca berbagai literatur, terus menulis, hingga menghadiri berbagai diskusi literasi dan sastra. Saya biasanya meminta kepada suami dan sahabat sebagai kurator dari tulisan-tulisan saya.

Selain itu, terkait jurusan ilmu yang saya ambil saat di Nice Homework #1 tentang ilm syukur, saya akan melatih ilmu syukur saya bersamaan dengan jurusan ilmu menulis. Dengan ilmu syukur, saya akan menghargai setiap langkah-langkah kecil usaha saya saat mendalami bidang tersebut, sehingga saya tidak patah semangat. Sebaliknya, dengan ilmu menulis, saya dapat mengungkapkan rasa syukur saya terhadap berbagai keadaan yang terjadi melalui torehan aksara dan juga goresan tinta.

Saat menentukan bidang ini, saya memiliki misi hidup untuk mempersembahkan karya sastra yang mampu menyuarakan isi hati, memberikan manfaat, dan menghibur orang lain. Bidang yang saya ambil adalah bidang ilmu menulis, yang terdiri atas sastra anak, jurnal harian, komik, dan penulisan naskah film animasi. Peran yang saya ambil adalah sebagai penulis dan blogger.

d. Setelah menemukan 3 hal tersebut, susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Untuk menjadi ahli yang memasteri bidang karya sastra dan seni, maka saya harus menghabiskan waktu saya selama 10.000 jam di usia saya, sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Malcolm Gladwell. Di IIP ini, saya dibimbing agar segala ilmu yang saya pilih, tidak mengorbankan keluarga sebagai pilar utama dan tidak menafikan peran saya sebagai istri dan juga seorang ibu (kelak). Tahapan ilmu yang harus saya kuasai adalah sebagai berikut:

1. Bunda Sayang     : Ilmu-ilmu seputar mendongeng dan pendidikan anak
2. Bunda Cekatan   : Ilmu-ilmu seputar manajemen pengelolaan diri, rumah tangga, dan sastra anak
3. Bunda Produktif : Ilmu-ilmu seputar penulisan naskah film, penerbitan buku, dan kemandirian finansial (merambah ke bidang monetisasi blog)
4. Bunda Shaleha    : Ilmu tentang berbagi manfaat kepada banyak orang melalui tulisan, menerbitkan buku, dan proyek film serial anak (bekerjasama dengan suami)

e. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

Saya menetapkan KM 0 saya pada usia 27 ini, dan berkomitmen untuk mencapai 10.000 jam demi menguasai bidang ini. Saya mendedikasikan waktu saya selama 4 jam sehari untuk membaca, berlatih menulis, dan berdiskusi hal apapun terkait bacaan dan tulisan. Saya akan menghasilkan satu buah tulisan bermakna setiap harinya (dipublikasikan/sekedar menulis di dalam buku harian) dan juga membaca buku minimal 2 lembar per harinya. Dalam jangka waktu kurang lebih delapan tahun di saat usia saya 35 tahun sudah terlihat hasilnya.

contoh : Ibu tersebut menetapkan KM 0 pada usia 27 th, kemudian berkomitmen tinggi akan mencapai 10.000 (sepuluh ribu ) jam terbang di satu bidang tersebut, agar lebih mantap menjalankan misi hidup. Sejak saat itu setiap hari sang ibu mendedikasikan 8 jam waktunya untuk mencari ilmu, mempraktekkan, menuliskannya bersama dengan anak-anak. Sehingga dalam jangka waktu kurang lebih 7 hingga 8 tahun, sudah akan terlihat hasilnya.

Milestone yang saya tetapkan adalah sbb:
KM 0 – KM 1 ( tahun 2017-2019) : Memahami dan memaknai ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2019-2021) : Memahami dan memaknai ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 2021-2023) : Memahami dan memaknai ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 2023-2025) : Memahami dan memaknai ilmu seputar Bunda Shaleha

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan.
Karena perjalanan ribuan mil selalu dimulai oleh langkah pertama, segera tetapkan KM 0 anda.

Semoga Allah memudahkan langkah-langkah dan ikhtiar saya.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s