[NHW 3 IIP] Membangun Peradaban dari Dalam Rumah

reading-77167

Foto: pexels.com

Penugasan NHW kali ini cukup spesial. Di minggu ketiga ini, saya dan kawan-kawan di Kelas Matrikulasi IIP mendapat penugasan tentang membangun peradaban dari dalam rumah. Di bagian satu, menulis surat cinta untuk suami…yang dibaca publik. Haha. Biasanya sih, saya main gombal-gombalan sama suami (okay, saya yang lebih sering ngegombalin dia) secara privat. Hanya diantara kami berdua, bukan konsumsi publik. Daan, berhubung ini disetting buat publik, saya akan menuliskannya agar layak baca (dan lulus sensor, eh) khalayak ramai.

Ah, memang apa sih yang biasa saya tuliskan~

Continue reading

[NHW 2 IIP] Indikator Profesionalisme Perempuan

pexels-photo-248144

Foto: pexels.com

Saya membayangkan, kalau saya tidak memaksa diri saya untuk berbagai macam kegiatan virtual, seperti write challenge di Instagram, training-training via Whatsapp, komunitas blogger, sampai kuliah online IIP, barangkali saya akan lupa bagaimana caranya menulis. Menulis juga rupa-rupanya yang membuat saya semakin waras di hari-hari saya menjalani hari sebagai Ibu Rumah Tangga.

Minggu-minggu ini, saya kembali mengalami minds block. 

Entah istilah apa ini ya? Saya sebenarnya yang menciptakan sendiri sih. Momen-momen di mana tiba-tiba saya merasa malas melakukan apapun setelah mengalami hari yang sangat sibuk, atau sangat produktif sebenarnya. Sayang sekali rasanya. Minds block yang saya alami kemarin, bisa dibilang muncl tiba-tiba setelah kesibukan di minggu kemarin, dan ditambah kejenuhan akibat melihat orang saling serang di media sosial. Rasanya, apapun yang kita lontarkan di media sosial tetap saja ujungnya akan serba salah.  Ah, rasanya tidak ingin melakukan apa-apa.

Pada muaranya, sifat jelek saya kambuh. Tugas IIP yang diberikan kepada saya, saya kerjakan menunggu injury time,  di detik-detik terakhir. Gawai saya yang error semenjak beberapa hari yang lalu membuat kemalasan saya bertambah-tambah. Krik.

Siang ini, setelah tilawah sebentar usai salat dzuhur, saya mulai membaca lagi review materi, diskusi, dan juga penugasan NHW 2. Saya membaca, melihat-lihat sedikit tugas yang sudah dikerjakan teman-teman, tertawa kecil, dan merenung. Betapa tugas NHW kali ini menyentil saya. Menohok, bisa dibilang begitu juga.

Continue reading

Perempuan Bahagia

happygirl

image source: http://halloftheblackdragon.com

Kemarin, saya (akhirnya bisa) bersua dengan dua orang teman diskusi; yang seiring berjalannya waktu menjadi sahabat saya.

Yang satu sedang berjuang demi kelulusannya. Yang satu sedang berjuang menghadapi hari besarnya. Saya? Sedang berjuang memilih mana yang harus saya lakukan duluan: cuci piring atau menguntel-untel pakaian dulu ke dalam koper. Semua masih tercecer dengan indahnya di seantero jagat kosan. Padahal, beberapa jam lagi saya dan suami harus pergi meninggalkan kota yang saat ini sedang saya tinggali. Atau hempaskan saja ini semua, dan lanjut main Let’s Get Rich lagi?

Tiga orang yang berbeda, tiga pemikiran yang berbeda, tiga boyongan cerita yang berbeda. Kami disatukan oleh satu hal: kami sama-sama perempuan :)

Continue reading